Entri Populer

Jumat, 18 Mei 2012

Cerpen


Anjar

            “Karena persahabatan adalah episede terindah dalam kehidupan”. Suara keras dari arah utara Lab Kimia tepatnya di bawah pohon besar yang sering di sapa Pohon Cinta, karena pohon yang rindang itu menciptakan rasa teduh apabila kita berada di bawahnya, bukan hanya teduh tubuh kita hati ktapun menjadi lebih damai jika duduk di bawah pohon itu dan seakan pohon mengerti akan peraaan kita, terkadang pohon menjatuhkan daun-daun basahnya ketika seseorang sedang bersedih di pangkuan akarnya yang besar yang menjalar hingga di permukaan tanah.
            “Satu.......Dua......Tiga....” tangan mereka saling bertumpuk, mereka ai mereka adalah enam anak manusia yang sedang berkumpul saat jam pelajaran, mereka melakukan ritual berkumpul ini karena mereka merasa jenuh dengan sekolah, mereka ingin sebuah refrehing, jadi mereka bercanda ria di bawah pohon cinta namun waktu merekalah yang salah.
“Kita selamanya dan kita tak bisa terpisahkan”  mereka berseru akan janji mereka. Pohon cinta mejadi saksi akan persahabatan mereka yang di bangun pada tiga tahun belakanagan ini. Tangan itu sontak di hembuskan dari atas ke bawah dengan kekuatan penuh semangat persahabatan, mereka tertawa sambil berpelukan dan memandang ke atas pohon, dan seakan pohon mengerti akan yang terjadi, pohonpun mendesis seperti berbisik oleh udara-udara di sekitar,daun demi daun menyampaikan kabar bahagia yang sedang terjadi, mereka seakan tertawa lepas seperti tawa ke enam sahabat itu.
            “Heiiiiiiiii kalian!! Sedang apa di situ?”
Serentak mereka menoleh ke arah sumber suara, di depan toilet pria tepatnya berdiri sosok raksasa tangguh berjengot lebat dan berbadan kekar, dan berkuit sawo matang denga peluit yang selalu di gantungkan di lehernya, seragam atasan berwarna putih , bawahan biru matang dan di topi gagahnya tertulis “SCURITY”
“Pak Kharom!!!!” teriak mereka berenam sambil berlari terbiri-birit untuk mengamankan diri mereka masing-masing.
            Sofia dan Herlin mereka berlari menuju perpustakaansekolah, seakaan tak punya salah apa-apa mereka tersenyum rama pada penjaga perpustakaan dan para siswa yang sedang asik membaca di dalam perpustakaan, Sofia dan herlin mereka bersembunyi di pojokan rak besar berumpukan novel-novel remaja,mereka menutup muka mereka dengan buku apapun yang sedang mereka pegang.
“Bego lu Lin... buku lo kebalik” pekik sofi pelan
“Uhhhh... masak sih sof?” Herlin muai melihat sampul depan buku yang ia pegang
“Hahahaha.. iya bego bener gue ya sof”
            Sepau boots Pak Kharom terdengar dan suara hentakannya mulai memesuki ruang perpustakaan.
“Permisi Bu Hari apa tadi anda melihat dua orang siswi lari masuk ruangan ibu?” tanya Pak Kharom dengan nada sangat sopan. Bu Hari yang usiannya sudah tidak muda lagi menjawab dengan senyuman
“apakah siswi itu berbando dan satunya berkuncir memakai kacamata?”
“benar sekali bu, apa ibu melihatnya?”
Ibu Hari tersenyum kecil dan mengangkat tangannya sembari jarinnya menujuk ke arah rak buku besar berada di pojok ruangan
“mungkin Pak Kharom bisa mencarinya di situ”
Dug... Dug,.... Dug... suara sepatu boots besar itu mulai mendekat. Herlin cemas dia mencari kesibukan memilah-milah buku, dan tak sengaja dia menjatuhkan sebuah buku.
“Lha....kena kalian sekarang mau lari kemana” mereka berdua cengar-cengir
“Heee iya pak ampunnn” jawab Herlin pasrah. Sofia menyahut
‘‘Kami kan hanya memanfaatkan waktu kosong pak”
“Sudah jelaskan nanti saja di ruang BK (Bimbingan Konserling)


RUANG BK
            Suara desisan mesin AC terasa mendukung Sofia dan Herlin bahwa mereka benar-benar bersalah, sunyi dan wangi kahas ruangBK itu membuat jantung mereka semakin tidak meentu, berkas-berkas rapi yang tertata di rak buku yang mengapit mereka seaakan membisu tak mau tahu, Suara printer yang sedang aktiv mengoles lembar demi lembar kertas sedikit memecah keheningan.
“Sudah berapa kali kalian masuk ruangan saya ini?” tanya Bu Tanty yang cantik dengan polesan bibirnya yang merah karena lipstik yang di pakai terlalu tebal dan bedak yangterlalu tebal pula di sekitar raut wajahnya, tailalat tangditumbuhi beberapa rambut kecil yang berada di dagunya merupakn ciri kahas dalam mengenali Bu Tanty. Tangannya sedang asaik mencatat hal-hal yang mungkin sudah menjadi pekerjannya.
“ Baru tiga kail kan bu” Jwab sofia
“Bukan sof bukan tapi lima kali” tolak Herlin
“ah kau ini Lin” kaki sofia menginjak kaki herlin dengan sengaja
“aduh kakiku” jerit herlin kesal
“iya bu saya lupa ternyata sudah lima kali ya bu” jawab sofia yang menyesal
“CUMA... apa kamu bilan CUMA?? Aduh-aduh pemborosan tenaga jika saya memarahi kalian berdua”
“Pak Kharom tolong panggilkan siswa siswi yang tadi sedang bersama mereka”
“Herlin tadi ada berapa orang yang sedang bersama kamu?” tanya bu tanty pada herlin yang lebih bisa di percaya di bandingkam sofia.
“enam bu”
“siapa saja?”
“Saya, Sofia, Nasution , Damara, Anjar dan Bona”
“mereka teman sekelas kamu bukan?”
“iya bu XII IPA C”
“Pak Kharom cepat panggil mereka ber empat kesini”
“bail bu saya laksanakan”
            Pak Kharom menuju kelas XII IPA C yang berada di sebelah kelas XII IPA B. Sepatu boots itu mulai memesuki pintu kelas. Anjar yang duduk di sebelah damara nafasnya terengah-engah akibat berlarian tak tentu arah, bukan hanya anjar damara juga, damara menaruh kepalanya di tembok untuk bersender sebentar raut wajahnya sangat terlihat letih.
“Gu gu e bbbaaakal kurusss ka kalo gini tte terus njar” suara damara tersendat-sendat
“ Halah itung itung elu olahraga hahahaha” jawab anjar sembari mengusap keringat yang hampir menetes di sela rambuk pendeknya
“ahhh kalian banyak omong itu tu liat ada Pak Kharom tamatlah riwayat kita” sahutBona yang duduk di belakang anjar, Bona membuka kancing bajunya bagian atas karena kegerahan dengan keringat yang bercucuran
“ehh elu tau Sofia sma Herlin lari kemana nggak? Kok mereka belum nyampai di kelas ya” kata Nasution tiba-tiba  sambil menyandarkan kepalanya di atas meja yang ada di depannya.
“emmmmmmmmmmmmmm” serempak ke tigemannya menggelengdan mengangkat bahunya keatas.
“Permisi pak” suara pak kharom yang besar dan menakutkan layangnya buto ijo yang hendak mencari timun emas.
Nasution, Anjar, Bona dan Damara  kaget dengan suara itu, dan mereka berpura-pura membaca dan membuka buku-buku pelajaran saat itu yakni pelajaran Bahasa Inggris.
“iya pak kharom ada yang bisa saya bantu?” jawab pak Ikhsan sembari mendekat ke pak kharom
“begini pak saya hendak memanggil murid bapak yang bernama Nasution, Damara, Bona dann...... uuuhhh dan...”
“Anjar maksud bapak?”
“iya pak benar anjar”
“iya pak silahkan”
“Heii kalian ber emapat yang duduk di pojok” Pak kharom mengarahkan  jari telunjuknya ke arah mereka berempat namu mereka pura-pura tidak mendengar dan engabaikan suara si buto ijo tadi. Semua mata teman-teman sekelas mengarah kepada mereka.
“Heii janagn pura-pura tidak tahu” gerutu pak kharom kesal.
Anja berdiri dan berkata “ iya pak ada apa dengan kami?”
“ayo kaliann ber empat ikutbapak ke BK ini perintah ibu tanty”
Suasana menhjadi tegang merekapun menurut karena mereka yakin sofia dan herlin sudah tertangkap terlebih dahulu.
“baiklah pak” seru mereka berempat
Teman-teman sekelas menertawakan mereka namun dengan pandangan tak heran karena mereka akhir-akhir ini suda biasa berurusan dengan BK karena membolos saat jam pelajaran pak Ikhsan, guru yang sabar,ramah dan selalu memberi nlai baik pada muridnya walaupun muridnya tidak bisa menjawab pertanyannya. Pak Ikhsan khas dengan sepedamotor buntutnya yang knalpotnya mengeluarkan asap ketika di stater sehingga menimbulkan suara bising dan pencemaran udara.

            Tidak berapa lama mereka sampai pada ruangan yang akan menjadi tempat pengadilannya yang memutuskan akan dapat hukuman apakah mereka.
Suara pintu kaca ruang BK mulai terbuka, mata Bu Tnty mulai menuju ke arah pintu.
“permisi bu... ini saya bawa teman-temen mereka yang ikut dalam khasus pengeblongan”
“Haii Ibu Tanty... hari yang cerah ya bu, hari ini ibu terlihat lebih cantik dari hari sebelumnya” celetuk Bona sambil tersenym manis pada Bu Tanty
“iya terimakasih pak kharom, silahkan anda keluar” pak kharim pun keluar punggungnya sudah tak terlihat karena terhalangi pintu.
“Haiiii nak Bona benarkah ibu cantik hari ini? Ibu senang sekali kamu mengatakan hal itu” Bu tanty seperti terbang tinggi ke langit kee tujuh, dia mengambil kaca dan melihat wajahnya sendiri dan tersenyum.
“wahhh saya memang cantik, apakah Lipstik saya ketebalan?’’ bu tanty mengecap-ngecap bibirnya yang terlihat sexy di kacanya.
“emmmmmmm sudahlah kurasa saya sudah cantik sejak saya lahir, makannya saya mendapat suami yang ganteng dan gagah, ahh perfect deh pokoknya” Bu tanty mulai stay cool.
“Kalian tadi sedang apa di bawah pohon csamping Lab kimia itu?” gertak bu tanty yang mulai serius.
“Kami hanua berkumpul sebentar bu karena tadi pak Ikhsan belum datang karena sepedamotonya mogok di jalan” jawab anjar tegas.
Teman-teman yang lainnya menundukan kepala sambil tertawa kecil karena tingkah Bu tnty yang aneh tadi.
“Jadi itu alasan kalian?”
“iya buu” mereka berenam mejawab kompak
“Baiklah bisa di terima akal saya, tapi bukankah lebih baik jika kalian sedang menunggu guru kalain, kalian belajar dikelas”
“Tadi pak Ikhsan memberi tugas mencari artikel di perpustakaan bu, tapi kita mampir dulu sejenak di pohon cinta, karena situasi perpustakaan saat itu sedang ramai” bantahNasution yang pandai dalam memutarbalikan fakta.
“iya bu terkadang kita harus mentoleri atas kesalahan seseorang” Bona mencoba menambahi dengan nada genit. Dan Bu Tanty pun terlihat sedikit luluh hatinya karena melihat pesona dan rayuan Bona.
“Benar juga, lagian sebentar lagi kalian akan menghadapi Ujian Nasional jadi nggk mungkin ibu harus men-skors kalian lagi karena kalian sangat butuh pematangan belajar. Sudahlah saya ampuni kesalahan kalian yang ke lima ini tapi janji kalain jangan mengulanginnya lagi karena itu merupakan contoh tidak terpuji unyuk adik kelas kalian”
Kata-kata bu tanty membuat kepala mereka yang merunduk menjadi terangkat.
“Yeeeeeeeeeeeeee.............. terimakasih bu” jerit mereka ber enam
“Suda sana lanjutkan pelajaran kalian di kelas’’
“baiklahh ibu tanty cantikkkk”
Suara mereka tampak riang. Satu persatu mereka keluar dari ruangan.
“Bona tunggu” kata bu tanty memanggil nama bona
“iya bu ada apa?”
“apa ibu benar-benar cantik? Apa ibu masih terlihat muda?” tangan bu tanty mulai menata rambut keritingnya.
“tentu bu” kedua jempol tangan bona di lontarkan ke depan.
“ahhh kamu ini bisa saja nak Bona,yasudah kalau ibu masih cantik ibu lega soalnya nanti malam ibu akan dinner sama suami ibu”
Bona tersenyum lebar hingga giginya yang rapidan putih itu terlihat.
“Baiklah buu saya permisi, good luck ya bu buat malam ini” maklumlah bu tanty baru saja menikah jadi dia ingin memberikan suaminya yang terbaik.
Bona mengerutkan alisnya sambil keluar dari ruangan itu.



3 Bulan kemudian....
Mereka memang sudah kapok untuk masuk ruangan itu kini menghadapi Ujian Nasional.
Suasana Ujian Nasional di SMA Negeri 9 Malang begitu sunyi tidak terjadi kegaduhan selama empat hari berjalan dengan lancar.
SMA Negeri 9 Malang memeng sekolah yang pada mulanya peserta didiknya sudah mempunyai potensi akademik di atas rata-rata.

            Pengumuman kelulusan telah datang. Hari itu mereka telah mempersiapkan diri mereka untuk melihat apa yang kan mereka lihat di papan pengumuman nantinya. Banyak siswa-siswi berdesakan untuk melihat tinta yang ada di kertas pengumuman. Siswa-siswi yang sudah mengetahui bahwa dia lulus mereka mengekspresikan kegembiraan mereka dalam berbagai jenis, ada yang langsung sujud syukur, ada yang menangis karena saking gembiranya, ada yang saling berpelukan bahkan ada yan berlarian tak jelas.
Sofia mulai menerobos kerumunan yang adadi depan ruangan guru itu, jari-jari sofia mulai mencari namanya dan nama teman-temanya.
Anjar Darmatantra
XII IPA C
LULUS
Bona Wirantama Putra
XII IPA C
LULUS
Damara Nur Ikhsan
XII IPA C
LULUS
Herlin Dwi Pradirta
XII IPA C
LULUS
Nasution Prayoga
XII IPA C
LULUS
Sofia Indah Hassanudin
XII IPA C
LULUS

“Heii kita LULUS semua teman-teman” teriak sofia yang sedang berjuang keluar dari kerumunan untuk memberi kabar gembira pada teman-temannya.
“kita lulus semua kita lulus” kata sofia sambil loncat-loncat
“Syukurlah” Herlin menangis di pundak Damara
“Ahh beneran kan lu sof? Nama gue ada tulisannya luluskan?” sahut Nasution tak percaya
Nasution berlonjak-lonjak gembira, sofi dan anjar saling berpelukan, damara menenangkan herlin yang menangis karena luapan kegemiraan, bona berlari-lari entah kemana.
Betapa bahagiannya mereka karena bukan hanya lulus namun mereka mendapatkan nilai tertinggi di sekolahan itu.

            Massaku kini telah berlalu
            Massa dimana ku kenakan seragam kebanggaanku
            Putih... Abu-abu
            Episode terindah telah terukir
            Dalam guratan tinta kedamaian
            Sosok wajah yang tak bisa kulihat seperti biasa
            Teman terhebatku
            Teman terbaikku
            Guru sejatiku yang mengajari kedewasaan
            Demi massa meninggalkan kalain adalah hal tersulit
            Tetesan air mata yang berderai
            Peluk dan cium mulai menyapu
            Kalimat sejati untuk sahabat sejati
            Perpisahan menjadi bukti pertemuan kita
            Selamat menempuh hari suksesmu
           



BONA
            “Kring... kring.. kring..” alaram di kamar bona terdengar hingga dari luar pintu kamarnya. Tangan Bona mencari-cari arah sumber suara itu, sedangkan tubuhnya masih terbungkus hangat oleh selimut tebalnya, tangannya mulai meraba isi meja sehingga alaramnya terjatuh
“Prakkkkkkk..”
Dari dalam selimut mata Bona melotot “jam berapa ini?” teriak bona kaget dan sesegera bangkit dari tanjang empuknya sembari sibuk mencari Handphonenya. Dia melihat arah jam digital dalam Handphonenya “Haaa Setengah delapan? Ah bego banget gue!!”
Bona segera mengambil handuknya dan masuk dalam kamar mandi.
5 menit... 7 Menit.... 10 Menit kuarang 6 Detik
Suara kpintu kamar mandi bona terbuka, Bona sudah selesai membersihkan badannya
“Ah.. mandi bebek ni gue, bodo amet yang penting kuliah”
Dia membuka lemari pakaiannya dan mengambil kaos Dierynya berwarna putih dengan motif huruf di bagian depan kaosnya. Dengan terpincang-pincang dia memasukan kakinya pada celana jeansnya. Dia mengambil tasnya lalu berangkat kuliah, bona tak menyentuh satupun makanan yang ada di meja makan, dia lalu mengambil sepeda fixenya  yang ada di garasi kosnya.
ITB (Institut Teknologi Bandung)
Seaakan mimpi Bona terjawab, dia memasuki gerbang ITB dengan pesona tampan wajahnya dan kepedeannya yang melebihi 100%
Ya inilah Bona Wirantama Putra cowok yang berasal dari Medan ini mempunyai kulit putih, rambut yang beraliran harazuku, bona selalu tampil keren dan wangi
Bona adalah cowok yang playboy, ketampanannya membuat dia menjadi cowok yang di fans beratkan oleh para kaum adam, jadi tidak heran kalau bona mempunyai mantan pacar lebih dari sepuluh. Namun dari sekian banyaknya mantan bona, bona bertekuk lutut pada Luna, mantan terakhir bona yang smart, aktiv beroganisasi dan pastinya cantik. Bona harus meninggalkan Lunakarena jarak mereka yang begitu jauh (Bandung-Malang) lagipula luna masih duduk di bangku SMA dan bona harus mengapai cita-citanya. Keinginan terpendam dari Bona adalah makan malam romantis bersama luna, keluarga bona dan ke lima sahabat bona.


NASUTION
            Cowok asal NTT yang menetap di Malang sejak dia berumur 11 Tahun. Nasution di boyong oleh kedua orangtuannya ke Malang karena pekerjaan papa Nasution yang mengharuskan pindah-pindah kota, bahkan Nasution pernah TK di Makassar, SD di Surabaya dan SMP hingga SMA nasution menetap di Malang.
“Gila Jakarta panas bener ya, kayak lautan mobil kalau macet gini”
Nasution berada dalam Busway ia hendak menuju ke tempat kuliahnya tepatnya di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia).
Nasution adalah cowok bwerkulit hitam, mempunyai hidung mancing dan mata yang tidak terlalu sipit, dia selalu menggunakan karet gelang yang ia pasang di pergelangan tangan kirinya, Karet gelang ini adalah pemberian dari orangtuanya karena di ataskaret gelang itu terdapat ukiran nama papa dan mama Nasution.
Cita-cita Nasution amatlah sederhana ia ingin menjadi kuru Matematika di kampung halamannya NTT. Nasution sangat mendambakan Anjar karena di mata Nasution wanita tomboy namun cantik itu langka.
“Heyy bang kenapa ula kau ini” seletuk teman Nasution yang duduk di sebelah kanannya
“Ah kau ini mengagetkan orang saja, aku ini sedang melamunkan wanita idamanku, aku merindukannya” jawab nasution kesal karena dia sedang asik membayangkan anjar.
Tegaradalah teman Nasution di Jakarta bahkan kini Tegar tinggal serumah dengan Nasution, dia nge-kos di rumah Nasution, sekarang telah berkumpul dengan keluargannya karena sekarang pap Nasution dipekerjakan menetap di Jakarta.


DAMARA
            Suaana Caffe Kenze yang begitu ramai di penuhi oleh para muda-mudi yang gemar menghabiskan waktunya untuk sejenak bersantai di Caffe Kenze.
Sosok bertubuh besar terlihat di meja nomor 12 tepatnya di lantai dua.
“Damara...” Suara wanita cantik memanggil nama damara sembari mendekat ke arah Daamara.
“Haii senang bertemu kamu silahkan duduk, saya sudah pesan Burger kesukaan kamu seperti biasanya”
“Terimakasih damara kamu selalu tahu bagaimana cara membahagiakan hati kekasihmu ini”
Wanita cantik berkerudung dengan baju yang sopan sedang berada di depan mata Damara, Damara mulai menyukai wanita bernama Sarah itu ketika masa OSPEK di UI (Uiversitas Indonesia). Damara adalah salah satu mahasiswa di UI fakultas Hukum. Damara sangatlah di segani oleh banyak temannya karena sikap damara yang ramah dna suka bersosialisasi. Jadi tidak heran jika gadis cantik itu menyukai damara.
Kafe Kenze adalah tempat nongkrong Damara, terkadang dia juga bertemu dengan Nasution yang masih dalam satu wilayah dengan damara.


SOFIA DAN HERLIN
            Jalan kota Yokyakarta yang mulai ramai dengan wisatawan yang datanuntuk membeli pernak-pernik ataupun hanya sekedar melihat-lihat pesona indah objek wisatadi Yokyakarta. Di Jalan Malioboro terlihat dua gadis bernama Sofia dan Herlin mereka memeng tidak di pisahkan karena sejak SD mereka sudah menjadi teman sekelas. Dan kinipun mereka masuk dalam satu Universitas yakni UGM (Universitas Gajah Mada). Sofia mengambil jurusan Teknik sipil dan herlin mengambil sastra indonesia karena herlin suka membaca dan menulis jadi pantaslah dia masuk dalam jurusn tersebut. Sofia dan herlin mempunyai tanggal lahir yang sama sehingga watak dan karakter mereka hampir sama maka dari itu mereka merasa cocok satu sama lain.


ANJAR
            Siapa yang menyangka, Anjar dahulu adalah sosok yang tomboy namun sekarang berbah derastis kini anjar terdaftar sebagai Mahasiswi Fakultas kedokteran di UB (Universitas Brawijaya).
Anjar memutuskan untuk tetap kulia di Kota Malang karena dia berpikiran kalau suatu saat nanti pasti teman-temannya akan merindukan kota penuh kenanagn ini dan anjar berharap mereka bisa mendatangi kota yang menjadi tempat terbangunnya persahabatan mereka.

            Suasana SMA Negeri 9 Malang tampak lengang pada sore hari. Anjar dudik di bawah pohon Cint, sudah satu tahun lebih mereka terpisah jarak satu sama lain, mereka tak pernah bertemu bahkan untuk saling berkomunikasi sangat jarang pada akhir-akhir ini.
“ahhh mungkin mereka sibuk dengan tugas-tugas mereka” pikir anjar ber positif thinking
“atau jangan-jangan mereka sudah lupa akan persahabatan kita?” setan mulai mendatangi piiran Anjar.
            Pohon cinta menjatuhkan daunnya yang basah karena dia tau sedang ada yang bersedih. Anjar mulai mengeluarkan Handphonenya dia mulai menekan kipet handphonenya dan menulis sebuah pesan singkat.

            Haii teman-teman apa kabar kalian sekarang?, aku sedang berada di bawah pohon cinta nii karena aku sedang merindukan kalian, setelah semester dua selesai kalian luangkan waktu kalian ya untuk bernostalgia di Kota Malang, aku tunggu di pohon cinta 9 Oktober 2012 pukul 07.00 WIB
Send to :
            -Bona
            -Damara
            -Herlin
            -Nasution
            -Sofia
TERKIRIM.....
Pesan Anjar sudah terkirim dan para sahabatnya meresponnya dengan senang dan mereka berjanji akan datang. Betapa senangnya hati Anjar dan para angin menyampaikan kabar gembira ini pada pohon cinta.
“Heii nak Anjar sedang apa kau disana?” suara dari kejauhan terdengar.
“Pak Kharom kah itu?” jawab anjar yang melihat pak Kharom semakin mendekat padanya.
“Iya nak, sedang apa kau disini nak?”
“saya tidak sedang membolos mata pelajaran pak, saya hanya merindukan teman-teman saya pak, apakah bapak akan membawa saya ke ruangan bu tanty lagi?”
“Hahahahaha.. tentu tidak nak, bapak sudah tidak ada wewenang untuk menghukum kamu, kan kamu sudah tidak bersekolah disini lagi, hari sudah hampir malam pulanglah ibumu pasti mencarimu”
“baiklah pak selamat bertugas malam ya pak”  Anjar tersenyum pada pak Kharom

            9 0ktober 2012
Jam tujuh pagi anjar sudah berada di sekolah mereka yang dulu di SMA Negeri 9 Malang, Anjar mulai menanti-nanti akan kedatangan ke enam temannya. Satu jam berlalu anjar mulai cemas dan tak berharap banyak atas kedatangan mereka.
Dari kejauhan muncul sosok Nasution dan Damara  yang sedang berjalan menuju pohon cinta
Tak lama menyusul Sofia dan herlin. Betapa senang hati anjar dapat melihat sosok mereka lagi. Nasution menggunakan jaket kulitnya yang seperti biasa dia gunakan saat bepergian jauh, Damara mengenakan jempernya, Sofia tampak lebih cantik dengan rambutnya yang di catok lurus dan Herlin menggunakan kacamata barunya ber frame putih.
Tapi diantara mereka belum nampak sosok Bona, mereka ber lima sabar menanti kedatangan Bona sambil bercakap-cakap tentang pengalaman mereka setelah masuk kuliah.
            Jam 09.00 nampak sosok bona sedang berlari dengan senyuman, sepertinya bona terlihat senan untuk menyambut hari itu.
“hahahaha nungguin cowok ganteng ya??” kata bona bercanda
“ganteng katamu??? Hahahahaha” jawab teman-temannya.
“maaf telat tadi macet banget, oh ya rencana kita mau kemana nih?”
“Ke Bali” kata anjar
“hah beneran lu njar?”
“iya bener!! Kita butuh waktu untuk bersama bukan??”
“Gue setuju banget njar, gue udah kangen sama Bali” kata Damara
“oke kita berangkat sekarang yaaa”
            Akhirnya mereka berangkat naik pesawat dari surabaya...
Sampailah mereka di Kota Bali,  Kota yang penuh dengan sejuta keindahan. Mereka memutuskan untuk beristirahat di Hotel terlebih dahulu.
Anjar menyusun rencana tempat yang akan mereka kunjungi. Pagi ini mereka akan melihat Sunrise di pantai Kuta, makan siang di restoran hotel pagi ini begitu indah, setelah sarapan mereka berangkat menuju pantai kuta.
“Gila liat tuhh matahari mau keluar” kata Nasution
Mereka berenam berbaring berjajar diatas pasir sambil menikmati pancaran hangat sang Surya yang hendak keluar memberi cahaya bumi.
“Andai gue bisa lia ini bareng Luna” kata bona yang mengharapkan kedtangan Luna
Nasution yang berada di sebelah sofia mulai beramarh tamah pada sofia
“Indah ya sof?”
“iya nas, jarang jarang kita bisa liat hal kayak gini bersama-sama”
“iya sof, aku bahagia karena bisa melihat sunrise sama kamu”
“hahahaha maksud kamu apa? Bukankah kita sedang berenam”
“ehh iya kita kan sedang bersama hehehehe..”
Nasution hampir keceplosan ingin mengungkapkan bahwa dia bahagia bisa berada di samping wanita yang sudah ia tunggu sejak lama.


            Setelah itu mereka memutuskan untuk bermain volly bersama. Dan mengelilingi kota bali.
Dua hari telah mereka lewati, saat acara makan malam bersama disinilah moment yang tepat untuk saling berbagi pengalaman.
Suara lagu Adele “Someone Like You” terdengar ternyata suara Handphone Anjar.
“sebentar ya teman-teman pap aku telfon nih”
Anjar mulai menjauh sedikit dari keramaian teman-temannya dan tiba-tiba Handphone Anjar terjatuh, anjar menangis dan raut wajahnya seakan tak percaya dengan apa yang telah dia dengar.
Anjar berlari menuju kamar hotel, semua teman-temannya bingung mereka mengikuti anjar, anjar tak berbicara sepatah katapun dia hanya menangis dan menangis sambil merapikan bajunya ke dalam koper.
“Gue mau pulang sekarang” kata anjar sambil menangis
“lo kenapa njar cerita dulu baru kita ijinkan elu pulang” kata Herlin yang sedang berusaha menenangkan Anjar
“papa gue telfon, katanya mama mengalami musibah kecelakaan dan sekarang mama sedang koma di Rumah Sakit, gue ngk bisa dong bersenang-senang sedangkan mama gue lagi sakit gini” anjar mulai menjelaskan
Teman-teman yang lainnya menangis dan mulai menenangkan hati anjar, mereka mengijinkan Anjar untuk berangkat ke Malang Malam itu juga. Padhal rencana mereka adalah pulang besok pagi naik bus jadi tiket bus dan kapal untuk Anjar tidak terpakai.
Malam itu juga mereka mengantar anjar ke Airport. Dan malam itu juga Anjar meninggalkan mereka di Bali.
            Keesokan harinya Anjar menelfon Damara dia berkata bahwa mamanya sudah pulang kerahmatullah ketika anjar sampai dan memeluk mamanya. Damara mengabarkan berita ini ke teman-teman yang lainnya, sesegera mungkin mereka membereskan pakaian mereka dan berangkat ke Airport, mereka tidak jadi menggumakan bus dan kapal karena itu terlalu lama.
            Sampailah mereka di Bandara Juanda Surabaya, perjalanan surabaya menuju malang terasa sangat lama, saat itu bus sedang sepi penumpang, mereka berenam memutuskan untuk menanbah kecepatan karena ajar menyuruh kita agar cepat sampai di malang dan bisa melihat mamnya di makamkan. Tapi tak di sangka ternyata bus mengalai Rem Blong.
Semua panik, mereka yang ada di dalam bus tidak tau harus berbuat apa, apakah mereka harus loncat atau berdiam diri. Sang supir tampak pasrah dan membanting stir ke kiri, siapa yang menyangka bahwa di kiri jalan adalah Jurang yang terjal.
Nasution,Damara,Bona,Herlin dan Anjar mereka berdoa bersama dan saling berpelukan. Bus mulai tak terkendali para penumpang lainnya menjerit-jerit pasrah
“aaaaaaaaaaaaaa tidakkkkkkkkk.....”
“Brakkkkkkkk”
Awak badan bus terjatuh di jurang. Dan buspun tak bisa di jelaskan sekarang berbentuk apa.

            Mendengar kabar kecelakaan bus yang di tumpangi oleh teman-temannya Anjar menjadi shock, pemakaman ibunya di tunda karena anjar ingin melihat ke TKP langsung.
Evakuasi sedang berlangsung, anjar ingin sekali turun ke bawah dan mencari teman-temannya namun pak polisi tidak memperbolehkan.
Anjar mencari temannya di tenda evakuasi, anjar mulai melihat sosok mayat yang tertutup mukannya namun di pergelangan tangan kirinya seperti karetgelang nilik Nasution, anjar mulai membuka penutup wajah si mayat dan ternyata benar itu adalah mayat Nasutiom, Anjar seakaan tak percaya ia membuka lagi mayat yang ada di samping Nasution dan ternyata mayat Bona, Anjar semakin histeris ia mar dia membuka penutup wajah mayat tiga baris di samping mayat Bona, dan...
“TIDAKKKKKK  ini tidak mungkin kenapa Tuhan mengambil semua orang yang aku sayangi, kenapa Tuhan”
Anjar mulai tak terkendali ketika melihat dengan jelas mayat ke lima temannya berlumuran darah, anjar pingsan dan ketika dia sadar dia hanya bengog dan air matanya selalu mengalir.

            Pada akhirnya Mayat ke lima teman-temannya di makamkan bersamaan dengan ibu Anjar, anjar tak bisa berkata apa apa di tempat pemakaman anjar tak mau pulang anjar terus memeluk makam sang ibu, Hujanpun turun namun anjar tetap tidak mau pulang
            Anjar menggunakan baju hitam-hitam dia berlari menuju SMA 9 Malang dia menangir tersendak sendak di bawah Pohon Cinta, Anjar mengungkapkan semua yang ada di dalam hatinnya saat ini.
“Wahai pohon yang indah mengapa engkau tak bersemi? Kenapa engkau mengering? Bukankah ini adalah musim semi? Apa kalian merasakan apa yang sedang aku rasakan? Tuhan telanh mengambil eman orang yang aku sayangi lima sahabatku dan ibuku, Tuhan tidak adil padaku, cobaan ini sangat berat, aku tak bisa meghadapinnya sendiri aku tak kuat TUHAN, kenapa engkau tak mengambil raga ini sekalian agar aku bisa daai bersama mereka di Suraga, Cabut nyawaku sekarang TUHAN ambil aku sekarang, aku yang bersalah atas kematian ke lima temanku, akulah yang menyuruh mereka segera pulang, aku Tuhan aku yang seharusnya kau ambil bukan mereka”
Anjar menangis di pangkuan akar pohon cinta yang besar, dia tak tahu harus berbuat apalagi yang bisa di lakukan adalah mengikhlaskan kepergian mereka dan mewujudkan cita-cita persahabatan mereka


            3 Tahun kemudian, Anjar sudah mulai terbiasa hidup tanpa mereka, selama tiga tahun ini setiap minggunya anjar mennengok makam teman-temannya dan ibunya, kini anjar mrnjadi pribadi yang lebih tertutup, setelah lulus nanti dia ingin mengabdi di NTT menjadi dokter di sana, menyelamatkan hidup orang orang adalah cita-cita anjar saat ini karena anjar tak ingin melihat seseorang kehilangan hidupnya dengan sia-sia.


-The End-

Jumat, 23 Maret 2012

Sebuah Kumpulan Hidup

MENGAPA JILBAB YANG DISALAHKAN

“Aku paling gak suka liat cewe pake jilbab Bermesra mesran sama pacarnya”..
“Sama aku juga..mending gak usah pake jilbab aja sekalian”..
“Bener tuh...daripada pake jilbab tapi kelakuan kayak gitu”..

----------------------------------------------------------

Sering sekali kita mendengar teman-teman kita mengucapkan kata-kata seperti itu,..terutama mereka yang belum mengenakan jilbab...

Sungguh malang sekali nasib jilbab itu..yang salah orangnya..tapi jilbabnyapun ikut di hujat...
Yang lebih miris lagi mereka mengatakan..“mending gak usah pake jilbab daripada kelakuan buruk”. ..
Sudah tidak memakai jilbab..plus kelakuan buruk kok dibilang mending..??
Itu artinya menurut mereka perbuatan tercela itu pantas untuk dilakukan asal tidak memakai jilbab...

Bukankah perbuatan tercela itu tetap dosa dilakukan oleh manusia siapapun dia.. tak peduli dia kaya..miskin..laki-laki..perempuan..memakai jilbab ataupun tidak.. besarnya dosa yang mereka lakukan pun sama.. hukuman yang mereka terimapun juga sama...
Lantas bagaimana mereka bisa berkata seperti itu..??

Manusia tak ada yang sempurna..Begitupun semua perempuan yang memakai jilbab...mereka juga hanyalah manusia biasa tempat khilaf dan lupa...
Tak ada tuntutan jilbab itu hanya boleh dipakai oleh mereka yang telah sempurna akhlaknya...
Bukankah sudah jelas bahwa jilbab wajib dikenakan semua perempuan islam yang sudah baligh seperti wajibnya shalat..
tak perduli sifat seperti apa yang mereka miliki...Tapi sungguh masih ada saja sebagian orang yang menganggap memakai jilbab itu hanya sunah...

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu..anak-anakmu yang perempuan dan isteri-isteri orang Mu’min...“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ”...yang Demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk di kenal.. karena itu mereka tidak diganggu...Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi maha Penyayang (Al-Adzhab :59)..

Janganlah jilbabnya yang di hujat..tapi ingatkanlah mereka...
Nasehatilah mereka jika kalian tahu perbuatan yang mereka lakukan itu salah...
Dan tidak harus sempurna dulu atau harus memakai jilbab untuk bisa mengingatkan saudaramu yang salah...
Namun alangkah baiknya jika kalian berjilbab sehingga nasehatmu pun didengar oleh mereka...
Bukankah saling mengingatkan sesama saudara muslim itu mendapat pahala..??

Jangan sampai iman pudar lalu hawa nafsu yang menang...
Ketika itu yang terjadi..maka cinta Allah yang agung tidak akan pernah bisa diindera, dirasa...Cinta antar manusia pun hanya akan berbuah malapetaka... Keinginan kita menuju surga-Nya akan sirna...


Syair Abu Bulaf al-Ajly

“Betapa buruk pemuda yang memiliki budi pekerti''

dipaksa mengorbankan adab karena nafsu diri...
kehinaan didatangi padahal ia mengetahuinya..
kehormatannya terkoyak dan kehinaan dijaga..
kesadarannya bangkit tatkala dia jatuh terjerembab..
dia menangis tatkala tak mampu lagi bangkit





C L B K

Cinta yang Terlarang akan menjatuhkan kita kedalam jurang kehidupan..
Perbuatan yang tidak dibenarkan...karena akibatnya sungguh merugikan dan teramat menyakitkan..

Sebagian mengatakan cinta yang terlarang itu cinta laknat..karena yang merasakan hampir tidak ada yang selamat..Kecuali mereka yang sadar dan kembali bertaubat..

Ada yang mengatakan Cinta Kutukan..karena sifatnya merusak dan tak dapat dikendalikan..
Cinta terlarang yang tercemar laksana anggur yang berubah menjadai khamar..
Cinta terlarang yang menafikan kesetiaan dan harapan...
Cinta terlarang yang ingin bahagia tanpa pengorbanan...
Cinta terlarang..Cinta yang tidak dapat dipercaya karena perbuatan khianat
Serta hanya mencari kesenangan sesaat...

Astaghfirullah hal azdim..

Saudaraku..
Terkadang dorongan birahi membuat kita jadi lupa diri..
Kita merasa tertipu oleh perasaan..seolah cinta benar-benar hadir dalam jiwa..
Padahal itu hanyalah kebutuhan sementara yang tidak bertahan lama..

Kita tergiur dengan kesan yang kita tangkap saat melihatnya..
Apalagi ketika kita ada kenangan lama yang indah yang pernah bersemayam dihati bersamanya...Pikiran dan hati kita menjadi terlena..CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI...
Kitapun menjadi lupa dengan aturan agama..norma yang berlaku..apalagi lupa akan pasangan kita..

Cinta adalah sebuah kodrat yang kita temukan dalam hasrat
Tapi terkadang Hasrat telah membuat kita lupa..Demi keinginan mendapatkan cintanya sangat dasyat..

Cinta banyak yang lahir dimata..tapi tak benar-benar melihatnya..
Cinta memang tumbuh dijiwa..namun terkadang ia tak mengenalnya..
Cinta ibarat napas yang disadari keberadaanya..tapi tak pernah kita ketahui apa hakekatnya..

Lebih baik kita hentikan perilaku kita sebelum terlambat..
Sebelum pasangan kita tahu..walaupun kita simpan rahasia dengan rapat-rapat..
Karena mudah bagi Allah Membuka semua aib-aib kita..
Sebelum jiwa kita hancur berantakan hingga berakhir penyesalan..

Saudaraku..
Banyak sekali faktor penyebab perselingkuhan (cinta lama bersemi kembali)..
Salah satunya di sini... Situs Jejaring Sosial Facebook..

FB memang bisa menghidupkan kembali orang orang yang tadinya telah hilang kontak dengan kita..

Tapi Pada faktanya..situs jejaring sosial banyak juga digunakan oleh seseorang untuk mencari akun mantan kekasih...
Dan ketika telah menemukan akun mantan kekasih..yang terjadi adalah mencoba menjalin kembali sebuah komunikasi...meski hanya via chat atau langsung lewat pesan.....Hal ini menyebabkan kenangan bersama mantan kekasih terulang kembali.

Keakraban dengan sang mantan..meski kapasitasnya berubah menjadi teman dan terjalin lagi sebuah komunikasi...Biasanya berawal dari sms atau telpon...
Dan pada akhirnya..Terkadang tak sedikit hal ini menyebabkan cinta lama itu bersemi kembali...

Astaghfirullah hal azdim..

Berhati hatilah dengan hubungan macam apa yang ingin kita ciptakan dengan teman di Facebook..

Ya Allah..Ampunilah dosa-dosa kami..
Sesungguhnya kami ini lemah tanpa kekuatan dari-Mu..
Sesungguhnya kami ini mudah tergoda tanpa penjagaan dari-Mu..
Jagalah kami ya Allah..Dari perbuatan Selingkuh..
Jauhkan pikiran dan hati kami untuk berbuat selingkuh..
Jauhkan kami dari berbuat ZINA..
Jadikan kami ya Allah keluarga yang Bahagia tanpa Selingkuh..
Tolonglah kami ya Allah ,Lindungi kami ya Allah
Dari godaan-godaan syetan yang terkutuk..

Ya Allah..
Lindungi saudara kami yang belum menikah Dari perbuatan ingin mereguk manisnya cinta yang belum ENGKAU halalkan..
Mudahkan saudara kami untuk menikah..
Mudahkan jalan menuju kesana ya Allah..
Dengan restu dari kedua orangtuanya ya Allah..
Mendapatkan Pasangan yang shaleh atau shalehah yang terbaik menurut ENGKAU ya Allah..
Karena bisa jadi keinginan kami bukanlah yang terbaik menurut-Mu Ya Allah
Dan Ketetapan-Mulah yang bakal terjadi...




~ HIDUP ITU INDAH ~

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!


Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

***

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan.




~ Kuliah dari Universitas Kehidupan ~

Ketika kerjamu tidak dihargai maka saat itu kau sedang belajar tentang ketulusan. Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar keikhlasan..

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan....

Ketika kau harus lelah dan kecewa , maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan..

Ketika kau merasa sepi dan sendiri maka saat itu kau sedang belajar tentang ketangguhan..

Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang kemurah-hatian..

Maka :

Tetap semangat..

Tetap sabar..

Tetap tersenyum..

Terus belajar, Karena kita semua sedang menimba ilmu di universitas kehidupan..

Ingat, Tuhan menaruhmu di tempatmu sekarang, bukan karena kebetulan. Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui :

Kemudahan, Kesenangan, dan ketenangan, Melainkan mereka dibentuk melalui :

Kesukaran,Tantangan, dan air mata Maka ketika engkau mengalami sesuatu yang sangat berat dan merasa ditinggalkan sendiri dalam hidup ini :
Angkatlah tangan dan kepalamu keatas… tataplah masa depanmu… Dan ketahuilah… Tuhan sedang mempersiapkanmu untuk menjadi Orang yang luar biasa untuk menjadi seorang pemenang..




~ Porsi Ujian Tuhan ~

Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan..

Kenapa harus saya yang mengalami ini? Kenapa bukan orang lain saja? Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini? Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini? Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Tuhan tidak adil!.....

Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. Namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?

Tidak ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alasan mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kita. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin Anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut..

Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa dilewati oleh hamba-Nya. Karena itu, percayalah. Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani keadaan sulit yang Anda rasakan, adalah karena Tuhan tahu bahwa Anda mampu melewatinya. Jika orang lain yang mengalami apa yang Anda alami, belum tentu mereka bisa sekuat Anda saat ini..

Setiap kesukaran yang kita alami adalah semata-mata kesempatan untuk mengasah kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seorang sarjana bekerja sebagai pegawai kantoran dengan gaji tiga juta per bulan. Di lain pihak, seorang berijazah SMP mampu menghidupi keluarga lewat usaha tambak ikan dengan penghasilan berkali lipat. Ya, kesulitan memperoleh pekerjaan sering kali membuat kita berpikir lebih keras, bagaimana cara memperoleh uang. Jika setiap masalah kita hadapi dengan pikiran positif, tentu hasil yang positif juga akan kita dapatkan..

Hidup adalah untuk menyelesaikan masalah. Meski tampak bahagia di luar, setiap orang pasti memiliki masalah sendiri. Ada seorang gadis berparas cantik dari keluarga berkecukupan. Apapun yang ia inginkan hampir selalu didapatkannya. Ia memiliki kekasih yang tampan dan perhatian, di samping masih banyak pria lain yang juga memujanya. Bahagiakah hidupnya? Tidak! Kedua orang tuanya telah lama bercerai, jika bertemu pun sikapnya seperti kucing dan anjing. Masing-masing telah menikah lagi. Tak ingin memilih salah satu pihak, akhirnya si gadis dan adiknya yang masih SMA, memilih untuk tinggal berdua saja.

Sobat Ceribers...
Tengoklah orang-orang yang tampak bahagia. Pasti akan Anda temukan satu sisi yang membuat orang itu merasa hidupnya tidak sempurna....

Begitu pun dengan diri Anda sendiri. Jika saat ini Anda merasa punya masalah, selesaikanlah dengan tawakal tanpa pernah mengeluh...

Itulah ujian yang Tuhan berikan sesuai dengan porsi kemampuan Anda... ^__^




~ Porsi Ujian Tuhan ~

Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan..

Kenapa harus saya yang mengalami ini? Kenapa bukan orang lain saja? Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini? Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini? Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Tuhan tidak adil!.....

Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. Namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?

Tidak ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alasan mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kita. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin Anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut..

Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa dilewati oleh hamba-Nya. Karena itu, percayalah. Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani keadaan sulit yang Anda rasakan, adalah karena Tuhan tahu bahwa Anda mampu melewatinya. Jika orang lain yang mengalami apa yang Anda alami, belum tentu mereka bisa sekuat Anda saat ini..

Setiap kesukaran yang kita alami adalah semata-mata kesempatan untuk mengasah kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seorang sarjana bekerja sebagai pegawai kantoran dengan gaji tiga juta per bulan. Di lain pihak, seorang berijazah SMP mampu menghidupi keluarga lewat usaha tambak ikan dengan penghasilan berkali lipat. Ya, kesulitan memperoleh pekerjaan sering kali membuat kita berpikir lebih keras, bagaimana cara memperoleh uang. Jika setiap masalah kita hadapi dengan pikiran positif, tentu hasil yang positif juga akan kita dapatkan..

Hidup adalah untuk menyelesaikan masalah. Meski tampak bahagia di luar, setiap orang pasti memiliki masalah sendiri. Ada seorang gadis berparas cantik dari keluarga berkecukupan. Apapun yang ia inginkan hampir selalu didapatkannya. Ia memiliki kekasih yang tampan dan perhatian, di samping masih banyak pria lain yang juga memujanya. Bahagiakah hidupnya? Tidak! Kedua orang tuanya telah lama bercerai, jika bertemu pun sikapnya seperti kucing dan anjing. Masing-masing telah menikah lagi. Tak ingin memilih salah satu pihak, akhirnya si gadis dan adiknya yang masih SMA, memilih untuk tinggal berdua saja.

Sobat Ceribers...
Tengoklah orang-orang yang tampak bahagia. Pasti akan Anda temukan satu sisi yang membuat orang itu merasa hidupnya tidak sempurna....

Begitu pun dengan diri Anda sendiri. Jika saat ini Anda merasa punya masalah, selesaikanlah dengan tawakal tanpa pernah mengeluh...

Itulah ujian yang Tuhan berikan sesuai dengan porsi kemampuan Anda... ^__^







~ Meramal Karakter Berdasarkan Golongan Darah ~

Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak? mari kita simak ramalan berdasarkan golongan darah :

* SIFAT SECARA UMUM

A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn
perfeksionis).


B : Santai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup.


O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil.


AB : unik, suka hal aneh, banyak akal, berkepribadian ganda.

* BERDASARKAN URUTAN

Yang paling sering terlambat dalam urusan waktu :
1. B (karena santai terus)
2. O (karena flamboyan)
3. AB (karena gampang ganti program)
4. A (karena gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan orang :
1. A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2. B (karena easy going tapi juga easy judging/gampang menghakimi)
3. AB (karena asal beda)
4. O (karena judging tapi juga easy pardoning/gampang memaafkan)


Yang paling bisa dipercaya :
1. A (krn konsisten dan taat hukum)
2. O (demi menjaga balance)
3. B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4. AB (mudah ganti frame of reference)

Yang paling disukai utk jadi teman :
1. O (orangnya sportif)
2. A (selalu tepat waktu)
3. AB (kreatif)
4. B (tergantung mood)


Kebalikannya, teman yang paling disebelin/tidak disukai:
1. B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2. AB (double standard)
3. A (terlalu taat dan scrupulous)
4. O (sulit mengalah)


* MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN

Yang paling mudah kesasar/tersesat :
1. B
2. A
3. O
4. AB

Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1. O (jago olah raga)
2. A (matematis)
3. B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergolongan darah B)
4. AB (alergi pada setiap jenis olah raga)


Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin :
1. O (karena berjiwa leadership dan problem-solver)
2. A (karena menghargai waktu dan teliti)
3. B (karena sensitif dan mudah ambil keputusan)
4. AB (karena kreatif dan suka ambil resiko)

Yang paling gampang menabung :
1. A (suka menghitung bunga bank)
2. O (suka melihat prospek)
3. AB (menabung krn punya proyek)
4. B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya :
1. O
2. AB
3. A
4. B

MENYANGKUT KESEHATAN

Yang paling panjang umur :
1. O (gak gampang stress, antibodynya paling kuat)
2. A (hidup teratur)
3. B (mudah cari kompensasi stress)
4. AB (amburadul)

Yang paling gampang gendut :
1. O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2. B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3. A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4. AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)


Paling gampang digigit nyamuk : O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/pilek :
1. A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2. AB (lemah thd kebersihan)
3. O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4. B (makan, tidur nggak teratur)



Apa yg dimakan pada acara makan di sebuah pesta :
1.O (ambil protein hewani, pokoknya segala jenis daging)
2.A (ambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
3.B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
4.AB (hobby mencicipi semua masakan, mumpung gratis)

Yg paling cepat botak :
1. O
2. B
3. A
4. AB


Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1. B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2. AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3. A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4. O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yang paling cepet tertidur :
1. B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2. O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah ngantuk)
3. AB (tergantung kehendak)
4. A (tergantung aturan)


Penyakit yang mudah menyerang :
1.A (stress, gila/linglung)
2.B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
3.O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
4.AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
1. A (Krn terlalu perfeksionis maka santailah sesekali, tidak usah terlalu
tegang dan serius)
2. B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit,
meditasi, main catur)
3. O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai,
jalan-jalan)
4. AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin
lega).


Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1. A
2. B
3. O
4. AB
  



~ Hati Seluas Dunia ~

Dahulu kala, hiduplah seorang guru yang terkenal bijaksana. Pada suatu pagi, datanglah seorang pemuda dengan langkah lunglai dan rambut masai. Pemuda itu sepertinya tengah dirundung masalah. Tanpa membuang waktu, dia mengungkapkan keresahannya: impiannya gagal, karier, cinta, dan hidupnya tak pernah berakhir bahagia..

Sang Guru mendengarkannya dengan teliti dan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Dia taburkan garam itu ke dalam gelas, lalu dia aduk dengan sendok.

"Coba minum ini, dan katakan bagaimana rasanya?" pinta Sang Guru.

"Asin dan pahit, pahit sekali," jawab pemuda itu, sembari meludah ke tanah.

Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu mengajak tamunya berjalan ke tepi telaga di hutan dekat kediamannya. Kedua orang itu berjalan beriringan dalam kediaman. Sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Sang Guru lalu menaburkan segenggam garam tadi ke dalam telaga. Dengan sebilah kayu, diaduknya air telaga, membuat gelombang dan riak kecil..

Setelah air telaga tenang, ia pun berkata, "Coba, ambil air dari telagaini, dan minumlah."

Saat tamu itu selesai meneguk air telaga, Sang Guru bertanya, "Bagaimana rasanya?"

"Segar," sahut pemuda itu.

"Apakah kamu masih merasakan garam di dalam air itu?" tanya Sang Guru.

"Tidak," jawab si anak muda.

Sang Guru menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk bersimpuh di tepi telaga.

"Anak muda, dengarlah....

Pahitnya kehidupan seumpama segenggam garam. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.Tetapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah atau tempat yang kita pakai. Kepahitan itu, selalu berasal dari bagaimana cara kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan atau kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang boleh kamu lakukan: lapangkanlah dadamu untuk menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu. Luaskan cara pandang terhadap kehidupan. Kamu akan banyak belajar dari keluasan itu."

"Hatimu anakku, adalah wadah itu. Batinmu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah hatimu seluas telaga yang mampu meredam setiap kepahitan. Hati yang seluas dunia!"

Keduanya beranjak pulang. Sang Guru masih menyimpan "segenggam garam"

untuk orang-orang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan hati....



Wahai para
wanita...tahukah anda
bahwa.. - Semakin banyak
pandangan laki laki yang
tergiur denganmu semakin
bertumpuk pula dosa-
dosamu - Semakin sang lelaki
menghayalkanmu...semakin
berhasrat denganmu..maka
semakin bertumpuk pula
dosa-dosamu.. - Janganlah kau
menyangka senyumanmu
yang kau tebarkan secara
sembarangan tidak akan
ada pertanggung
jawabannya kelak..!!!... Bisa jadi senyumanmu
sekejap menjadi bahan
lamunan seorang lelaki
yang tidak halal bagimu
selama berhari-hari..apalagi
keelokan tubuhmu.... - Jika kau menjaga
kecantikanmu dan
kemolekan tubuhmu hanya
untuk suamimu...maka kau
kelak akan semakin cantik
dan semakin molek di surga Allah... - Akan tetapi jika kau
umbar kecantikanmu dan
kemolekanmu..maka
ingatlah itu semua akan
sirna dan akan lebur di
dalam liang lahad..menjadi santapan cacing dan
ulat...dan di akhirat
kelak...bisa jadi berubah
menjadi bahan bakar
neraka jahannam...!! Sahabat Fillah..
Ini bukan untuk
menghakimi atau
menyudutkan... kaum
wanita..Sama sekali tidak..
Tapi karena ini adalah tugas kita sebagai orang beriman
untuk mengingatkan satu
sama lain...Termasuk
kepada kaum hawa...
Sebagaimana yang telah
dipesankan oleh Rasulullah Saw kepada kita sebagai
umatnya... Dari Abu Hurairah ra.,
berkata Rasulullah Saw.
bersabda..
"Berpesan-pesan baiklah
kamu sekalian terhadap
wanita..karena sesungguhnya orang
perempuan itu diciptakan
dari tulang rusuk dan
tulang rusuk yang paling
bengkok adalah bagian
atasnya...Oleh karena itu.. bila kamu memaksa dalam
meluruskannya maka akan
hancurlah ia.. dan bila kamu
tinggalkan maka ia akan
bengkok selama-
lamanya...Maka berpesan- pesan baiklah terhadap
wanita". (Riwayat Bukhari
dan Muslim).



KESABARAN MENDATANGKAN KEMENANGAN
Di suatu sore,
seorang anak
datang kepada
ayahnya yang
sedang baca koran…
“Ayah, ayah” kata
sang anak…
“Ada apa?” tanya
sang ayah…..
“Aku capek, sangat
capek … aku
capek karena aku
belajar mati
matian untuk
mendapat nilai
bagus sedang
temanku bisa
dapat nilai bagus
dengan
menyontek…aku
mau menyontek
saja! aku capek.
sangat capek…
Aku capek karena
aku harus terus
membantu ibu
membersihkan
rumah, sedang
temanku punya
pembantu, aku ingin
kita punya
pembantu saja! …
Aku capek, sangat
capek …..
Aku capek karena
aku harus
menabung, sedang
temanku bisa
terus jajan tanpa
harus
menabung…aku
ingin jajan terus!

Aku capek, sangat
capek karena
aku harus menjaga
lisanku untuk
tidak menyakiti,
sedang temanku
enak saja berbicara
sampai aku
sakit hati…
Aku capek, sangat
capek karena
aku harus menjaga
sikapku untuk
menghormati teman-
teman ku,
sedang teman –
temanku
seenaknya saja
bersikap kepada
ku…
Aku capek ayah, aku
capek
menahan diri…aku
ingin seperti
mereka…mereka
terlihat senang,
aku ingin bersikap
seperti mereka
ayah ! ..” sang anak
mulai
menangis…
Kemudian sang ayah
hanya
tersenyum dan
mengelus kepala
anaknya sambil
berkata : “Anakku
ayo ikut ayah. Ayah
akan
menunjukkan
sesuatu
kepadamu”.
Lalu sang ayah
menarik tangan
sang anak kemudian
mereka
menyusuri sebuah
jalan yang
sangat jelek, banyak
duri,
serangga, lumpur,
dan ilalang.
Sang anak pun mulai
mengeluh:
“Ayah mau kemana
kita?? Aku
tidak suka jalan ini,
lihat sepatuku
jadi kotor, kakiku
luka karena
tertusuk duri.
Badanku dikelilingi
oleh serangga,
berjalan pun susah
karena ada banyak
ilalang… Aku
benci jalan ini ayah
… ”
Sang ayah hanya
diam.
Akhirnya mereka
sampai pada
sebuah telaga yang
sangat indah,
airnya sangat segar,
ada banyak
kupu – kupu, bunga –
bunga yang
cantik, dan
pepohonan yang
rindang…
“Wwaaaah…
tempat apa ini ayah?
Aku suka! aku suka
tempat ini!”
Sang ayah hanya
diam dan
kemudian duduk di
bawah pohon
yang rindang
beralaskan
rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku.
Ayo duduk di
samping ayah” ujar
sang ayah.
Sang anak pun ikut
duduk di
samping ayahnya.
” Anakku, tahukah
kau mengapa
di sini begitu sepi?
Padahal
tempat ini begitu
indah…?”
” Tidak tahu ayah,
memangnya
kenapa?”
” Itu karena orang –
orang tidak
mau menyusuri jalan
yang jelek
tadi. Padahal mereka
tau ada
telaga di sini, tetapi
mereka tidak
bisa bersabar dalam
menyusuri
jalan itu”
” Ooh… berarti kita
orang yang
sabar ya yah?”
” Nah, akhirnya kau
mengerti”
” Mengerti apa? Aku
tidak
mengerti”
” Anakku, butuh
kesabaran dalam
belajar, butuh
kesabaran dalam
bersikap baik, butuh
kesabaran
dalam kejujuran,
butuh kesabaran
dalam setiap
kebaikan agar kita
mendapat
kemenangan, seperti
jalan yang tadi…
Bukankah kau
harus sabar saat ada
duri melukai
kakimu, kau harus
sabar saat
lumpur mengotori
sepatumu, kau
harus sabar
melawati ilalang dan
kau pun harus sabar
saat
dikelilingi serangga…
dan
akhirnya semuanya
terbayar kan?
Ada telaga yang
sangat indah….
Seandainya kau tidak
sabar, apa
yang kau dapat? kau
tidak akan
mendapat apa – apa
anakku, oleh
karena itu
bersabarlah
anakku”
” Tapi ayah, tidak
mudah untuk
bersabar ”
” Aku tau, oleh
karena itu ada
ayah yang
menggenggam
tanganmu agar kau
tetap kuat …
begitu pula hidup,
ada ayah dan
ibu yang akan terus
berada di
sampingmu agar
saat kau jatuh,
kami bisa
mengangkatmu,
tapi…..
Ingatlah anakku…
ayah dan ibu
tidak selamanya bisa
mengangkatmu saat
kau jatuh.
Suatu saat nanti, kau
harus bisa
berdiri sendiri…
Maka jangan
pernah kau
gantungkan hidupmu
pada orang lain,
jadilah dirimu
sendiri… ”
“Ya ayah, aku tau….
Aku akan
dapat surga yang
indah yang
lebih indah dari
telaga ini …
sekarang aku
mengerti …. Terima
kasih ayah, aku akan
tegar saat
yang lain terlempar

Sang ayah hanya
tersenyum
sambil menatap
wajah anak
kesayangannya





ketika kamu mengeluh tangan mu terlalu lelah dalam melakukan suatu hal, ingatlah masih ada yang terus berusaha, meskipun dia memiliki kekurangan.

selalu bersyukur dengan apa yang Tuhan telah berikan, jangan melihat ke atas, lihatlah ke bawah. selamat menjalani hari dengan penuh semangat dan kesyukuran :)





--- RENUNGAN DARI SEBUAH GAME ---

Waktu itu adalah hari libur, kebetulan juga bahwa waktu itu adalah jadwal saya untuk mengikuti suatu acara Training yang diselengarakan oleh pihak kampus, acara itu dihadiri sekitar 746 Mahasiswa se-Fakult
as di Auditorium Universitas dan berlangsung selama 2 hari. saya dan teman-teman sesama mahasiswa baru angkatan 2011 mengikuti seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan sedemikian rupa .
Namun Hingga hari kedua saya mengikuti acara tersebut, semuanya terkesan biasa-biasa saja tak ada yang sepecial dalam acara tersebut, akan tetapi ada 1 kegiatan yang paling menarik menurut saya, sebuah Game yang benyak mengajarkan nilai-nilai moral dalam kehidupan, jujur saya sangat terkesan dengan Game itu, namanya adalah Racing Balon (Balapan Balon).


Dalam Game Racing Balon itu, beberapa dari kami dimohon Pemateri untuk maju kedepan diatas panggung dan berberis dengan sejajar, kemudian masing-masing dari kami diberi sebuah balon yang masih kosong. Setelah kami semua dipastikan memegang 1 balon Tak lama kemudian muncul dari belakang panggung seorang Pemateri lagi yang membawa sebuah Piala yang sangat bagus, Pemateri yang membawa Piala itu kemudian berdiri persisi didepan kami dengan jarak kurang lebih 10 meter saja. Terus Pemateri yanag membawa Piala tersebut menginstruksikan kepada kami untuk bersiap-siap memulai lomba,

Pemateri itu bilang:
Pemateri : “Kepada Teman-teman yang ada didepan..! kalian semua sudah memegang balon satu-satu kan? ”
Kami : “Iya… Sudah..!” ( jawab kami serempak)
Pemateri : “Baiklah, disini saya akan menjelaskan bagaimana peraturan mainnya, saya akan berdiri tepat didepan teman-teman dengan jarak kurang lebih 10 meter, setalah saya bilang MULAI, kalian semua harus mulai meniup balon masing kemudian melepasnya ke arah saya berdiri, siapa yang balonnya sampai lebih duluan, itulah yang berhak mendapatkan Piala ini. Dengan syarat, balon itu tidak boleh kalian lemparkan, hanya boleh kalian arahkan saja agar menuju ke saya, jika nanti jalannya melenceng? Ambil dan tiup kemudian lepaskan lagi ke arah saya.. bagiamna jelas semuanya? ”
Kami : “Jelas kak… ” (jawab kami semangat, yang tak sabar lagi memeperebutkan piala megah itu)

Waktu itu saya berfikir itu adalah game yang sangat mudah, hanya perlu meniup balon kemudian melepaskannya ke garis finish,itu hanya butuh waktu kurang dari 1 menit. Namun apa yang terjadi ? kami semua butuh waktu lebih dari 5 menit hanya untuk meluncurkan balon ke garis finish yang jaraknya hanya 10 meter. Bagaimana tidak? Balon yang sudah kami tiup kemudian kami arahkan ge gerus finish ternyata lajunya kemana-mana, ada yang ke atas, ke samping kanan kiri, ke bawah, bahkan ada juga yang malah melaju ke arah belakang, sehingga kami harus lari kesana kemari untuk mengambilnya lagi, meniupnya lagi dan mengarahkannya ke garis finsh.

Finally… salah satu dari kami berhasil mengantarkan balonnya gegaris Finsh, dan dia berhak mendapatkan pialanya atas keberhasilanya itu, dia pun mendapatkan tepuk tangan dari semua yang hadir dalam acara itu.
Beberapa saat kemudian, setelah menyuruh pemenang duduk kembali bersama teman-temanya, Pemateri datang dan naik kepanggung, beliau berkata;
Pemateri : “Teman-teman yang saya banggakan, dalam Game Racing balon tadi kita bisa mengambil hikmah yang sangat besar, apa Hikamahnya”
Kami :( Masih terdiam dan tanda tanya didalam fikirannya, hikmah apa yang ada di game tadi ya?)

Pemateri : ”belum ada yang tau? Baiklah, akan saya jelaskan pada anda, bahwa didalam game tadi adalah Analogi (mensamakan) dengan Makna Kehidupan, bagaimana bisa..!!? Ya,, jelas bisa, begini
1. Balon = diri kita sendiri
2. Meniup balon= usaha kita
3. Mengarahkan ke garis finish = Harapan kita
4. garish finish = tujuan
5. Piala = hasil yang kita capai
Benarkan teman-teman..? ”
Mahasiswa : “Benar” (sambil mengangukan seraya berkata iya, ya..)

Pemateri : “tapi beginilah kehidupan yang kita jalani, meskipun usaha kita sudah maksimal, tujun kita sudah pasti, harapan kita sudah besar,kadang-kadang kita usaha kita kurang membuahkan hasil seperti tadi meskipun kita sudah mengarahkannya kegaris finish, namun lajunya masih saja berbelok, itulah perumpamaaan usaha kita, meski kita berusaha sebaik apapun, tidak jarang usaha kita belum berhasil.

Tapi lihatlah,, bagi orang-orang yang terus mencoba, berusaha terus menerus dalam ketertudaan keberhasilannya, maka dia akan mendapatkan penghargaan yang setimpal, yaitu Piala tadi, begitu pula usaha kita dalam meraih cita-cita, meskipun banyak cobaan yang menghadang, jika tetap Sabar dan Ikhlas dalam menjalaninya maka PASTI ALLAH AKAN MEMBERIKAN SESUAI YANG KITA INGINKAN, kata mutiara bilang : Man Shobaro washola; barang siapa bersabar maka pasti akan smpai pada tujuan kita, Semoga Allah memberkahi Kita semua…!!!! tepuk tangan untuk kalian semua…..!!! ”

The End….
Teman-teman yang saya hormati, dalam mencapai sebuah tujuan, entah itu meraih cita-cita didunia, meraih Ridha Allah dalam hidup kita, Meraih prestasi dalam belajar, atau apa saja yang kita inginkan,tidak jarang usaha kita menemui bebrbagai rintangan, cobaan, hambatan, dan terkadang hasilnyapun kurang memuaskan sesuai yang kita harapkan, tetapi janganlah katakan bahwa usaha kita “SUDAH BERAKHIR”, karena yang terpenting itu bukanlah mengatakan Ini Sudah Berakhir , tetapi “BAGAIMANA CARA KITA MENGAKHIRINYA”, apakah kita akan Tetap Tegar dan berusaha bangkit/ kita akan putus asa kemudaian tidak berusaha lagi. Memangnya dengan tidak berusaha lagi, apakah itu akan mengantarkan kita pada tujuan kita? Tidak kan..!
Jangnlah Putus Asa, Karena sesunguhnya Allah senantiasa bersama orang-orang yang bersabar..!
Hidup yang Allah berikan selalu penuh dengan pilihan, sekarang tinggal kita, apakah kita akan memilih untuk meraih keberhasialan atau menyerah pada kegagalan dalam usaha-usaha kita meraih Ridha Allah SWT, selalu ada pilihan, BAHKAN KETIKA KITA TAK MEMILIH-PUN, MAKA ITU SEBENARNYA ADALAH PILIHAN KITA UNTUK “TIDAK MENGAMBIL PILIHAN” Maka pastikanlah kita selalu memilih yang terbaik, baik disisi Allah, bagi diri kita sendiri , bagi orang tua kita, bagi sahabat-sahabat kita.
Semoga Allah selalu Meridhai dan Merahmati kita baik didunia maupun di Akhirat, semoga Allah selalu membimbing kita agar senantiasa hidup dijalan yang Di ridhai-NYA
Amin,,, Amin,,, ya Robbal ‘Alamin..







~ JERITAN SI JANIN ABORSI ~

♥ Bismillahirrahm aanirrahiim ♥


Ini pesan sepesial dari seorang Ibu yang menyesal.. Mudah-mudahan ini bermanfaat...

Halo Ma..!
Panjang ku hanya 2cm saja, tapi aku tu sudah ada organ seluruh di badan. Setiap kali aku mendengar suara Mama, aku pasti goyangkan kaki dan tangan ku. Gemeees dech...! Aku sayang Mama.. Bunyi detak jantung Mama itu dalah music terindah yang temani hari-hari ku...

Bulan ke dua:
Ma..! Sekarang aku lagi belajar isep jari-jari imut ku... asyik dech Ma... Oiya Ma... Disini hangat lho Ma.. Entar kalau aku sudah keluar, aku mau bermain sama Mama. Aku janji akan buat Mama bahagia..

Bulan ke tiga:
Ma..! Aku belum tau apa jenis kelamin ku..? Tapi apa pun aku, aku harap Mama dan Papa senang ya..?! Ma..! janji gak boleh nangis ya..?! Taugak Ma..? Kalau Mama nangis, aku juga ikut nangis.. huk huk huk.. Mesti Mama belum bisa dengar suara ku, aku sedih banget dech..! Percaya lah Ma, Tuhan pasti memberi yang terbaik bagi kehidupan Mama.. Apa pun itu...

Bulan ke Empat:
Mama..! Rambut ku mulai tumbuh lho Ma.. Ini jadi mainan baru ku... ha ha ha... Oh ya Ma.. Aku sekarang sudah bisa menengokan kepala ku, putar kiri, putar kanan.. tralala...! Aku juga bisa gerakin tangan dan kaki ku lho Ma..

Bulan ke lima:
Ma...! Hari ini Mama ke dokter ya..?? Tadi dokter itu bilang apa Ma..?? Apa itu ABORSI..??? Ma.. Aku gak akan di apa-apain kan Ma..?? Ma.. aku kok tiba-tiba takut...

Bulan ke enam:
Ma..! hari ini Mama ke dokter itu lagi ya Ma..? Ma.. Aku sayang Mama... Ma.. tolong kasih tau dokter itu, aku sehat-sehat saja lho Ma..! Ma.. Dokter itu sudah mulai masukan benda-benda tajam.. Ma.. benda tajam ini mulai memotong-motong rambut ku.. Mama... tooloong aku... toooolloonngg aku Mama... Aku benar-benar sayang Mama, aku mau berbakti sama Mama. Aku janji, aku akan bahagia kan hidup Mama.. Ma.. apa Mama gak sayang sama aku..??

Ma..! benda-benda tajam ini mulai memotong-motong kaki ku.. huk huk huk.... Saakkiiitt...! Saaakkkkiiiitt. .. Ma...

Ma.. Aku salah apa sich sama Mama..?? Ma.. meski aku hidup tanpa kaki, tapi aku masih mempunyai kedua tangan yang bisa membelai Mama dan memeluk Mama yang aku sayangi.. Ma.. tolong kasih tau dokter itu suruh menghentikan benda-benda tajam biadab ini Ma.. Ma.. Toooollllloooon nnggg... Ma... Sekarang benda tajam ini mulai memotong-motong kedua tangan ku.. Ma... huk huk huk... Saaakkkiiiiittt ... Saaaakkkkiiiiit tttt....

Ma.....!! Aku salah apa sich sama Mama..?? Ma... mesti aku hidup tanpa tangan dan kaki, tapi aku masih punya kedua mata, telinga, hidung, mulut, dan anggota badan ku yang lain nya... Aku masih ada kesempatan untuk melihat wajah Mama yang sangat aku sayangi.. Aku masih bisa bilang ke Mama, bahwa aku Cinta Mama...!

Ma.. Saaaaaakkkkiiii iiiiitttttttt.. ... Saaaaaaaaakkkkk kkiiiiiiiiiittt ...Maa...!! Sekarang benda tajan ini mulai memotong leher ku Ma....!! Ma... Tooooooooooolll llllllllloooooo oonnnnggggg.... ...! Saaaaaaakkkkkki iiiittttt...... Maa....!!!

Bulan ke tujuh:
Ma...! Disini aku baik-baik saja...! Aku sudah bersama Allah di Syurga.. Allah Sudah mengembalikan semua organ tubuh ku yang dipotong dengan sadis oleh benda-benda tajam itu...

Allah memegang tangan ku... Allah menggendong ku dan memeluk ku dengan lembut nya.. Allah telah membisikan ketelinga ku tentang apa itu ABORSI..??

Ma.. Kenapa Mama gak mau main sama aku..?? Apa salah anak mu ini..?? Kenapa Mama tega berbuat kejam terhadap darah daging Mama sendiri..?? bukan kah Mama percaya bahwa Tuhan pun ya rencana terbaik dan terindah buat hidup Mama..?? Kenapa Mama menolak HADIAH dari Tuhan..?? Bukan kah Mama tau bahwa hidup ini hanya lah perjalanan...?? Bukan kah hidup ini hanya sementara..??

Ma..! Masih banyak pertanyaan, KENAPA.. KENAPA dan KENAPA... yang ingin aku tanyakan soal tindakan Mama terhadap ka...??

**PESANKU BUAT MAMA **

Ma.. BERTAUBAT-LAH.. ! Beri tau semua teman Mama .. STOP ABORSI..!! Beri tau semua teman Mama... Betapa sakit nya aku di potong-potong didalam kandungan Mama, seperti seonggok daging yang tak berguna.. Beri tau semua teman Mama.. Aku berhak hidup didunia Ma..! Beri tau semua teman Mama... ABORSI itu bikin Murka Allah...!!!

Semoga Mama mengerti dengan apa yang anak mu maksud.. "Yaa Allah...! Ampuni lah dosa Mama ku..! Sebab Mama tidak tau apa yang telah Mama perbuat.. sebab Mama tidak tau betapa sakit nya aku di potong-potong kala itu.. Aamiin....!







~ Pesan Hidup Dari Bocah Penjual Koran ~


Dari tadi pagi hujan mengguyur kota tanpa henti, udara yang biasanya sangat panas, hari ini terasa sangat dingin. Di jalanan hanya sesekali mobil yang lewat, hari ini hari libur membuat orang kota
malas untuk keluar rumah.

Di perempatan jalan, Umar, seorang anak kecil berlari-lari menghampiri mobil yang berhenti di lampu merah, dia membiarkan tubuhnya terguyur air hujan, hanya saja dia begitu erat melindungi koran dagangannya dengan lembaran plastik.

“Korannya bu !”seru Umar berusaha mengalahkan suara air hujan.

Dari balik kaca mobil si ibu menatap dengan kasihan, dalam hatinya dia merenung anak sekecil ini harus berhujan-hujan untuk menjual koran. Dikeluarkannya satu lembar dua puluh ribuan dari lipatan dompet dan membuka sedikit kaca mobil untuk mengulurkan lembaran uang.

“Mau koran yang mana bu?, tanya Umar dengan riang.
”Nggak usah, ini buat kamu makan, kalau koran tadi pagi aku juga sudah baca”, jawab si ibu.

Si Umar kecil itu tampak terpaku, lalu diulurkan kembali uang dua puluh ribu yang dia terima, ”Terima kasih bu, saya menjual koran, kalau ibu mau beli koran silakan, tetapi kalau ibu memberikan secara cuma-cuma, mohon maaf saya tidak bisa menerimanya”, Umar berkata dengan muka penuh ketulusan.

Dengan geram si ibu menerima kembali pemberiannya, raut mukanya tampak kesal, dengan cepat dinaikkannya kaca mobil. Dari dalam mobil dia menggerutu ”Udah miskin sombong!”. Kakinya menginjak pedal gas karena lampu menunjukkan warna hijau. Meninggalkan Umar yang termenung penuh tanda tanya.Umar berlari lagi ke pinggir, dia mencoba merapatkan tubuhnya dengan dinding ruko tempatnya berteduh.Tangan kecilnya sesekali mengusap muka untuk menghilangkan butir-butir air yang masih menempel. Sambil termenung dia menatap nanar rintik-rintik hujan di depannya, ”Ya Tuhan, hari ini belum satupun koranku yang laku”, gumamnya lemah.

Hari beranjak sore namun hujan belum juga reda, Umar masih saja duduk berteduh di emperan ruko, sesekali tampak tangannya memegangi perut yang sudah mulai lapar.Tiba-tiba didepannya sebuah mobil berhenti, seorang bapak dengan bersungut-sungut turun dari mobil menuju tempat sampah,”Tukang gorengan sialan, minyak kaya gini bisa bikin batuk”, dengan penuh kebencian dicampakkannya satu plastik gorengan ke dalam tong sampah, dan beranjak kembali masuk ke mobil. Umar dengan langkah cepat menghampiri laki-laki yang ada di mobil. ”Mohon maaf pak, bolehkah saya mengambil makanan yang baru saja bapak buang untuk saya makan”, pinta Umar dengan penuh harap. Pria itu tertegun, luar biasa anak kecil di depannya. Harusnya dia bisa saja mengambilnya dari tong sampah tanpa harus meminta ijin. Muncul perasaan belas kasihan dari dalam hatinya.

“Nak, bapak bisa membelikan kamu makanan yang baru, kalau kamu mau”
”Terima kasih pak, satu kantong gorengan itu rasanya sudah cukup bagi saya, boleh khan pak?, tanya Umar sekali lagi.”Bbbbbooolehh”, jawab pria tersebut dengan tertegun. Umar berlari riang menuju tong sampah, dengan wajah sangat bahagia dia mulai makan gorengan, sesekali dia tersenyum melihat laki-laki yang dari tadi masih memandanginya.

Dari dalam mobil sang bapak memandangi terus Umar yang sedang makan. Dengan perasaan berkecamuk di dekatinya Umar.

”Nak, bolehkah bapak bertanya, kenapa kamu harus meminta ijinku untuk mengambil makanan yang sudah aku buang?, dengan lembut pria itu bertanya dan menatap wajah anak kecil di depannya dengan penuh perasaan kasihan.”Karena saya melihat bapak yang membuangnya, saya akan merasakan enaknya makanan halal ini kalau saya bisa meminta ijin kepada pemiliknya, meskipun buat bapak mungkin sudah tidak berharga, tapi bagi saya makanan ini sangat berharga, dan saya pantas untuk meminta ijin memakannya ”, jawab si anak sambil membersihkan bibirnya dari sisa minyak goreng.

Pria itu sejenak terdiam, dalam batinnya berkata, anak ini sangat luar biasa. ”Satu lagi nak, aku kasihan melihatmu, aku lihat kamu basah dan kedinginan, aku ingin membelikanmu makanan lain yang lebih layak, tetapi mengapa kamu menolaknya”.Si anak kecil tersenyum dengan manis,
”Maaf pak, bukan maksud saya menolak rejeki dari Bapak. Buat saya makan sekantong gorengan hari ini sudah lebih dari cukup. Kalau saya mencampakkan gorengan ini dan menerima tawaran makanan yang lain yang menurut Bapak lebih layak, maka sekantong gorengan itu menjadi mubazir, basah oleh air hujan dan hanya akan jadi makanan tikus.”

”Tapi bukankah kamu mensia-siakan peluang untuk mendapatkan yang lebih baik dan lebih nikmat dengan makan di restoran di mana aku yang akan mentraktirnya”, ujar sang laki-laki dengan nada agak tinggi karena merasa anak di depannya berfikir keliru.

Umar menatap wajah laki-laki didepannya dengan tatapan yang sangat teduh,”Bapak!, saya sudah sangat bersyukur atas berkah sekantong gorengan hari ini. Saya lapar dan bapak mengijinkan saya memakannya”, Umar memperbaiki posisi duduknya dan berkata kembali, ”Dan saya merasa berbahagia, bukankah bahagia adalah bersyukur dan merasa cukup atas anugerah hari ini, bukan menikmati sesuatu yang nikmat dan hebat hari ini tetapi menimbulkan keinginan dan kedahagaan untuk mendapatkannya kembali di kemudian hari.”Umar berhenti berbicara sebentar, lalu diciumnya tangan laki-laki di depannya untuk berpamitan. Dengan suara lirih dan tulus Umar melanjutkan kembali,”Kalau hari ini saya makan di restoran dan menikmati kelezatannya dan keesokan harinya saya menginginkannya kembali sementara bapak tidak lagi mentraktir saya, maka saya sangat khawatir apakah saya masih bisa merasakan kebahagiaannya”.

Pria tersebut masih saja terpana, dia mengamati anak kecil di depannya yang sedang sibuk merapikan koran dan kemudian berpamitan pergi.”Ternyata bukan dia yang harus dikasihani, Harusnya aku yang layak dikasihani, karena aku jarang bisa berdamai dengan hari ini”, batin pria itu..

   



PANTASKAH PRIA MENANGIS

Kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering "menangis" ...Namun mereka dapat menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya..


Sebagian wanita bilang "gak pantes pria nangis di depan wanita"..


lha..alasan nya apa..??
apakah seorang laki laki juga gak pantes punya air mata..??

kadang gak bisa di mengerti apa yg di maksud para wanita disana..
"laki-laki gk boleh cengeng"..
apakah laki laki yang menangis itu termasuk laki laki yang lemah..??
apakah laki laki di lahirkan gak boleh menangis...??

Gw nangis karena dia...bukan berarti gw cengeng..bukan berarti gw lemah...
ini perasaan gw...
LAKI LAKI JUGA MANUSIA..PUNYA RASA PUNYA HATI..
JANGAN SAMAKAN DENGAN..PISAU BELATI..(jadi nyanyi dah tuch)

Laki laki adalah pemimpin ..tapi apakah Wanita tidak boleh memimpin juga ??
''Emansipasi'' klo para wanita bilang..
tapi apa...??
di suruh macul..malah ngedumel.."itu kan kerjaan laki laki..wanita gak pantes"..

laki laki juga bisa bilang emansipasi laki laki..bisa dong para laki laki ikutan menangis..bukan karena lemah atau pun cengeng..



Tapi Tahukah kau wahai para Wanita/Istri bagaimana cara kami menangis..??

- Laki laki menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Allah kelak...
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga..
Menjadi pengawal bagi Ibu..saudara perempuan..istri dan anak-anaknya..
Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya...

- Tangis laki laki adalah..pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya..
Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya...

- Laki laki "menangis" dalam letih dan lelahnya menjaga keluarga dari kelaparan dan kejamnya dunia...
Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya...

- Laki laki "menangis" dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari..deras hujan dan dinginnya angin malam...
Tidak ada tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele...

- Laki laki "menangis" dalam kemarahannya..jika kehormatan diri dan keluarganya digugat...
Laki laki "menangis" dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari...

- Laki laki "menangis" dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rezeki..
Laki laki "menangis" dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya..

Sekaligus...
- Laki laki pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya di kesendiriannya.. menyadari tanggung jawabnya yang besar di hadapan Allah...


Pandanglah Ayah...Pandanglah Suami...
Disaat air matanya berderai-derai..
itu tanda bahwa dia sesungguhnya telah lelah berpikir...
Akalnya sedang tak mampu diajak kompromi..dan lalu terjadilah..
logikanya kalah telak oleh rasa...Tangisannya adalah kelegaannya bahwa..
''saya masih ada untuknya''...

Sesungguhnya syurga ada di dalam keridha'an Allah terhadap pria yang telah berusaha menjadi Khalifah di keluarganya...






~ Bahagiakan Orang Tua Kita Semasa Hidup ~

Usia ayah telah mencapai 70 tahun, namun tubuhnya masih kuat. Dia mampu mengendarai sepeda ke pasar yang jauhnya lebih kurang 2 kilometer untuk belanja keperluan sehari-hari. Sejak meninggalnya ib
u pada 6 tahun lalu, ayah sendirian dikampung. Oleh karena itu kami kakak-beradik 5 orang bergiliran menjenguknya.

Kami semua sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari kampung halaman di Teluk Intan. Sebagai anak sulung, saya memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Setiap kali saya menjenguknya, setiap kali itulah istri saya mengajaknya tinggal bersama kami di KualaLumpur.

“Nggak usah. lain kali saja.!”jawab ayah. Jawaban itu yang selalu diberikan kepada kami saat mengajaknya pindah. Kadang-kadang ayah mengalah dan mau menginap bersama kami, namun 2 hari kemudian dia minta diantar balik. Ada-ada saja alasannya.

Suatu hari Januari lalu, ayah mau ikut saya ke Kuala Lumpur. Kebetulan sekolah masih libur, maka anak-anak saya sering bermain dan bersenda-gurau dengan kakek mereka. Memasuki hari ketiga, ia mulai minta pulang. Seperti biasa, ada-ada saja alasan yang diberikannya. “Saya sibuk, ayah. tak boleh ambil cuti.

Tunggulah sebentar lagi. akhir minggu ini saya akan antar ayah,” balas saya. Anak-anak saya ikut membujuk kakek mereka. “Biarlah ayah pulang sendiri jika kamu sibuk. Tolong belikan tiket bus saja yah.” katanya yang membuat saya bertambah kesal. Memang ayah pernah berkali-kali pulang naik bus sendirian.

“Nggak usah saja yah.” bujuk saya saat makan malam. Ayah diam dan lalu masuk kekamar bersama cucu-cucunya. Esok paginya saat saya hendak berangkat ke kantor, ayah sekali lagi minta saya untuk membelikannya tiket bus. “Ayah ini benar-benar nggak mau mengerti yah. saya sedang sibuk, sibuuukkkk!!!” balas saya terus keluar menghidupkan mobil.

Saya tinggalkan ayah terdiam di muka pintu. Sedih hati saya melihat mukanya. Di dalam mobil, istri saya lalu berkata, “Mengapa bersikap kasar kepada ayah? Bicaralah baik-baik! Kasihan khan dia.!” Saya terus membisu.

Sebelum istri saya turun setibanya di kantor, dia berpesan agar saya penuhi permintaan ayah. “Jangan lupa, Pa.. belikan tiket buat ayah,” katanya singkat. Di kantor saya termenung cukup lama. Lalu saya meminta ijin untuk keluar kantor membeli tiket bus buat ayah.

Pk. 11.00 pagi saya tiba di rumah dan minta ayah untuk bersiap. “Bus berangkat pk.14.00,” kata saya singkat. Saya memang saat itu bersikap agak kasar karena didorong rasa marah akibat sikap keras kepala ayah. Ayah tanpa banyak bicara lalu segera berbenah. Dia masukkan baju-bajunya kedalam tas dan kami berangkat. Selama dalam perjalanan, kami tak berbicara sepatah kata pun.

Saat itu ayah tahu bahwa saya sedang marah. Ia pun enggan menyapa saya.! Setibanya di stasiun, saya lalu mengantarnya ke bus. Setelah itu saya Pamit dan terus turun dari bus. Ayah tidak mau melihat saya, matanya memandang keluar jendela. Setelah bus berangkat, saya lalu kembali ke mobil. Saat melewati halaman stasiun, saya melihat tumpukan kue pisang di atas meja dagangan dekat stasiun. Langkah saya lalu terhenti dan teringat ayah yang sangat menyukai kue itu. Setiap kali ia pulang ke kampung, ia selalu minta dibelikan kue itu. Tapi hari itu ayah tidak minta apa pun.

Saya lalu segera pulang. Tiba di rumah, perasaan menjadi tak menentu. Ingat pekerjaan dikantor, ingat ayah yang sedang dalam perjalanan, ingat Istri yang berada di kantornya. Malam itu sekali lagi saya mempertahankan ego saya saat istri meminta saya menelpon ayah di kampung seperti yang biasa saya lakukan setiap kali ayah pulang dengan bus. Malam berikutnya, istri bertanya lagi apakah ayah sudah saya hubungi. “Nggak mungkin belum tiba,” jawab saya sambil meninggikan suara.

Dini hari itu, saya menerima telepon dari rumah sakit Teluk Intan. “Ayah sudah tiada.” kata sepupu saya disana. “Beliau meninggal 5 menit yang lalu setelah mengalami sesak nafas saat Maghrib tadi.” Ia lalu meminta saya agar segera pulang. Saya lalu jatuh terduduk di lantai dengan gagang telepon masih di tangan. Istri lalu segera datang dan bertanya, “Ada apa, pa ?” Saya hanya menggeleng-geleng dan setelah agak lama baru
bisa berkata, “Ayah sudah tiada!!”

Setibanya di kampung, saya tak henti-hentinya menangis. Barulah saat Itu saya sadar betapa berharganya seorang ayah dalam hidup ini. Kue pisang, kata-kata saya kepada ayah, sikapnya sewaktu di rumah, kata-kata istri mengenai ayah silih berganti menyerbu pikiran.

Hanya Tuhan yang tahu betapa luluhnya hati saya jika teringat hal itu. Saya sangat merasa kehilangan ayah yang pernah menjadi tempat saya mencurahkan perasaan, seorang teman yang sangat pengertian dan ayah yang sangat mengerti akan anak-anaknya. Mengapa saya tidak dapat merasakan perasaan seorang tua yang merindukan belaian kasih sayang anak-anaknya sebelum meninggalkannya buat selama-lamanya.

Sekarang 5 tahun telah berlalu. Setiap kali pulang ke kampung, hati saya bagai terobek-robek saat memandang nisan di atas pusara ayah. Saya tidak dapat menahan air mata jika teringat semua peristiwa pada saat-saat akhir saya bersamanya. Saya merasa sangat bersalah dan tidak dapat memaafkan diri ini.

renungan: Benar kata orang, kalau hendak berbakti sebaiknya sewaktu ayah dan ibu masih hidup. Jika sudah tiada, menangis airmata darah sekalipun tidak berarti lagi. Kepada pembaca yang masih memiliki orangtua, jagalah perasaan mereka. Jangan pernah sekalipun terucap kata " ah "..... pada mereka

" wala takullahuma ufiw wala tanhar huma kaulan karima "

dan janganlah kamu berkata " ah " kpd orang tuamu, dan janganlah berkata kepada mereka dg perkataan yang kurang mulia ( buruk )...